Artikel

MENGOLEKSI RUPIAH RECEHAN DAN PENDIDIKAN SEPENUH HATI DI NTT

Oleh

Gambar

Kosmas Takung

Penerbangan marathon sehari kami, Labuan Bajo-Denpasar-Bandung hingga  Bandara Internasional Kualanamu Medan, walau sangat melelahkan,tiba juga dengan selamat .Cuaca,Minggu, 25 Mei 2014 itu memang agak kurang bersahabat karena Labuan Bajo sejak pagi hingga sore hari diguyur hujan lebat berbalut kabut tebal.Akhibatnya,Wings Air yang kami tumpangi jurusan Labuan Bajo – Denpasar mengalami penundaan keberangkatan, seharusnya tertera di tiket pukul 11.00, digeser hingga pukul 14.00.Sejumlah turis bule nyeletuk dan tanya saya, apakah tetap ada penerbangan ke Denpasar karena waktunya demikian molor.Menjawabnya, saya persilahkan bertanya langsung kepada petugasSang turis bule puas, mengerti dengan cuaca yang agak kurang bersahabat, hujan  deras , gelap ,dan berawan.

Mengikuti Lokakarya Nasional dan RAT Nasional Koperasi Kredit Inkopdit,bagi saya adalah pertama kali, dalam kapasitas sebagai salah seorang pengurus Koperasi Kredit Florette yang asetnya/31 Mei 2014 mencapaiRp 8 milyar dengan anggota sebanyak 2000-an orang .Kegiatan ini diikuti 700-an pengurus koperasi kredit dan Pusat Koperasi Kredit seluruh Indonesia, di hotel berbintang,Santika dyandra Hotel & Convention Medan yang fasilitasnya serba mewah, dengan biaya yang tergolong mahal.

Menghitung biaya yang dikeluarkan masing- masing koperasi kredit untuk transportasi pengurus pergi- pulang, dan kontribusi ke panitia, tidak sedikit.Setiap peserta minimal memanfaatkan dana masing- masing koperasi kredit hingga belasan juta rupiah.

Dana sebesar itu adalah akumulasi Sisa Hasil Usaha bersama koperasi kredit, kumpulan dari sisa hasil usaha rupiah recehan, dari satu rupiah hingga sembilan ratus sembilan puluh sembilan rupiah hingga menghasilkan jutaan, bahkan milyar rupiah.

Aset milyaran rupiah yang dimilik Kopdit Florette dan lainnya merupakan akumulasi keleksi rupaiah recehan yang di Kabupaten Manggarai, tidak digunakan. Lihat saja transaksi di kios atau toko serta swalayan di Kabupaten Manggarai, harganya selalu   dibulatkan ke atas atau sebaiknya.Tak seorangpun penghuni bumi Manggarai melihat kondisi ini, menghargai rupiah recehan.Hanyalah  koperasi kredit/ cu yang mengapesiasi rupiah recehan.Masih demikian banyak warga masyarakat yang belum melihat celah mengumpulkan rupiah recehan dengan menjadi anggota koperasi kredit.” Mengapa orang NTT belum banyak tertarik menjadi anggota koperasi kredit, padahal koperasi kredit adalah salah satu jalan untuk bisa keluar dari kemiskinan.Heran, ya?”, tanya teman- teman dari Kalimantan yang mengakui bahwa koperasi kredit mereka memiliki aset hinggas triliun rupiah dengan jumlah anggota mencapai ratusan ribu orang.

Pendidikan Sepenuh Hati

Hasil UN SMA/MA,SMK/MAK NTT tahun 2014,cukup menggembirakan.Peserta UN SMA/MA sebanyak 44.685 orang, yang ,yang lulus sebanyak 44.236(99%), sedangkan 1% tidak lulus, yakni sebanyak 449 orang. Ketidaklulusan ini tersebar di Kota Kupang 4 orang, Kabupaten Kupang 6 orang, TTS 46 orang, TTU 17 orang, Belu 56 orang, dan Alor  sebanyak 19 orang.Lembata 2 orang, Flores Timur 4 orang, Sikka 6 orang,Ende 17 orang, Nagekeo 3 orang. Manggarai Timur 27 orang, Manggarai 3 orang, dan Manggarai Barat sebanyak 1 orang.Kabupaten Sumba Barat Daya 11 orang, Sumba Timur 124 orang, Sumba Barat 73 orang, Sabu Raijua 26 orang,Rote Ndao 4 orang.Kabupaten Nagada dan Sumba Tengah 100%.Tahun sebelumnya,  kelulusan SMA NTT hanya mencapai 98,50.

Prosentasi kelulusan itu juga diikuti perolehan nilai sempurna,sepuluh,  mata pelajaran matematika tingkat SMK. Referensi yang saya miliki bahwa  data dari  SMK Widyabakti Ruteng Manggarai, menyebutkan 7 siswa sekolah ini memperoleh nilai sempurna  UN Mata Pelajaran Matematika.Mereka adalah Meltiana Dahlia,Natalia Jimun,Antonius Vanika Tebok,Iridus Afrianus Dakul,Elisabet Ylinda Juita,dan Yuliana Serlina Plating.

Di tingkat SMP sebagaimana diberitakan  media online Suara Pembaruan,Jumad, 13 Juni 2014.mengutip pengakuan Kepala Dinas PPO Provinsi NTT,Drs.Sinun Petrus Manuk ,kelulusan mencapai,99,89% dari peserta sebanyak 86.150 orang .Prosentase ini memang  berada sedikit di bawah kelulusan  nasional, yakni 99,94%. NTT masih harus berjuang keras.

Walau demikian, ada hal yang membanggakan.Kelulusan  tingkat SMP /MTs di NTT,menggambarkan  kemajuan  . Setidaknya diraih 10 kabupaten/kota di NTT  yang tingkat kelulusan UN tahun 2014 mencapai 100 persen. 

“Sepuluh kabupaten/kota itu adalah Kota Kupang, Alor, Ngada, Manggarai, Sumba Barat, Lembata, Rote Ndao, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, dan Sabu Raijua,” kataKadis P dan K NTT, Sinun Petrus Manuk kepada wartawan di Kupang, Jumat (13/6). 

Berdasarkan nilai akumulatif tertinggi, Kabupaten Rote Ndao peringkat pertama, 30,89 persen , rata-rata 7,72 disusul Sabu Raijua 29, 23 persen atau 7,30, dan Manggarai Barat 28, 89 persen atau 7, 22 persen, Menyusul Alor 28,89 persen atau nilai 7,18, Sumba Barat 28,63 persen atau 7,15, Manggarai 28,49 persen atau 7,12, Manggarai Timur 28,35 persen atau 7,08, Nagekeo 28, 22 persen atau 7,05, Timor Tengah Selatan (TTS) 27,92 persen atau 6,98, dan Lembata 26,78 persen atau 6,69.

Hasil UN adalah akumulasi dari seluruh proses aktivitas pendidikan, Tata Kelola, Aksesbilitas, dan Peningkatan Mutu berdasarkan SNP Pendidikan sebagaimana disyaratkan PP Nomor 19 Tahun 2005  yang sudah diganti dengan PP Nomor 32 Tahun 2013.SNP mengatur apa yang dibuat oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, Satuan Pendidikan, Kepala Sekolah, Guru, PTK dan Siswa, serta Orangtua dan masyarakat serta Dunia Usaha.Ibarat uang recehan,hak dan kewajiban semua pihak/ stakeholder, jika beraturan, akan menghasilan pendidikan yang semakin berkualitas. Banyak hal- hal kecil yang lebih operasional tetapi sangat bernilai.Inilah pendidikan sepenuh hati, taat asas,dilaksanakan dengan berpedoman pada aturan- aturan.

Keterlaksanaan SNP sebenarnya terlihat pada IP SPMP sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2013.

Disiplin

Di Ende,ketika memfasalitasi sejumlah asesor dalam Penyegaran Asesor sedaratan Flores,Mei 2014,KetuaBAP NTT, Drs. Simon Riwu Kaho memuji sejumlah sekolah swasta Katolik yang dikelola biarawan/ biarawati,yang mampu memoleswajah sendu pendidikan daerah ini. Sekolah – sekolah itu mampu mencerahkan pendidikan bumi Flobamora. Sekolah –sekolah itu antara lain SMA Mercusuar di Kupang , SMA Surya dan SMK Nenuk  di Belu, SMAK Geovani di Kota Kupang, SMA Podor di Flores Timur, SMA Frater dan Hokeng di Sikka, SMAK Syuradikara di Ende, SMA Seminari Mataloko di Ngada, SMA Seminari Kisol di Manggarai Timur. Simon Riwu Kaho mengisyratkan disiplin merupakan kunci keberhasilan yang ditunjukkan sekolah- sekolah yang disebutkannya.Disiplin adalah salah satu dari 18 nilai pendidikan karakter yang diintrodusir kemendiknas sejak tahun 2010.

Sialnya, nilai- nilai karakter ini masih sekedar teks tertulis yang jauh untuk dibathini. Disiplin mahal,sebagai  tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan

Disiplin yang diisyaratkan Drs. Simon Riwu Kaho, kata sederhana, tetapi syarat nilai. Disiplin  adalah penegakan aturan yang wajib ditaati.Jangan dirationalisasi.Disiplin menghantarkan pendidikan di daerah ini semakin bermutu,yang salah satu indikatornya adalah semakin meningkatnya prosentasi kelulusan.Tidak sulitkan?

Selamat memasuki Tahun Pelajaran 2014/2015.

O2SN KABUPATEN MANGGARAI 2014

KEGIATAN OLAHRAGA MENYEHATKAN

Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai, Empang A.Adrainus,S.Sos menegaskan, kegiatan olahraga dapat meningkatkan kesehatan.Kesehatan yang baik akan menunjang proses pembelajaran yang efektif.

Penegasan secara tertulis Kepala Dinas Empang A.Adrianus,S.Ss disampaikan oleh Kepala Bidang Olahraga, Drs.Mansuetus Tatus, kepada peserta O2SN tingkat SD dan SMP se-kabupaten Manggarai, Rabu, 23 April 2014 di halaman Kantor Dinas PPO Kabupaten Manggarai ketika membuka O2SN tingkat Kabupaten Manggarai tahun 2014.Peserta  yang merupakan utusan- utusan dari kecamatan seluruh Kabup[aten Manggarai  Iitu, didampingi guru masing-masing sekolah.

Gambar

Kepala Bidang Olahraga, Drs.Mansuetus Tatus

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tingkat Kabupaten Manggarai menurut Kepala Bidang Olahraga, Drs.Mansuetus Tatus dikuti siswa-siswi tingkat SD dan SMP. Tingkat SD mempertandingkanb Cang Olahraga Bola kaki mini, bola voly mini, Catur, sepak takraw, atletik dan bulu tangkis.Sedangkan tingkat SMP,kecuali cabang- cabang yang dipertandingkan  di tingkat SD, juga karate menggantikan cabang bola kaki mini.

Tujuan kegiatan ini menurut Kepala Bidang Olahraga, Drs. Mansuetus Tatus adalah mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang olahraga,membina dan mempersiapkan olahragawan berprestasi pada tingkat kabupaten, propinsi, nasional maupun internasiona , mengembangkan jiwa sportivitas, kompetetif, rasa percaya diri, dan rasa tanggung jawab,mengembangkan budaya hidup sehat dan gemar olahraga, dan menumbuhkembangkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

Jumlah seluruh peserta tingkat SD adalah 495 org yang berasal dari 11 kecamatan  dengan rincian  Atlit               : 36 x 11 kecamatan               = 396 org pelatih            : 8 org x 11 kecamatan           =   88 org ,ofisial            : 1 org x11 kecamatan            =   11org..

Pemenang pertama dari masing-masing cabang akan mengikuti seleksi tingkat provinsi di Kupang, dan diberi hadiah oleh pemerintah Kabupaten Manggarai. Pemenang 2 dan 3 juga akan memperoleh hadiah dari pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas PPO Kabupaten Manggarai.

Berikut sejumlah gambar dokumentasi dari cabang Catur tingkat SD.

Gambar

       Gambar                                                                                                                                                         Sambutan tertulis Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai yang dibacakan Kepala Bidang Olahraga, Drs. Mansauetus Tatus membuka kegiatan OSN 2014, Rabu, 22 April 2014 di halaman Kantor Dinas PPO Kabupaten Manggarai, selengkapnya sbb:

Yang terhormat:

  • Para Wasit dan Juri
  • Para Kepala UPTD se Kabupaten Manggarai;
  • Para Ofisial dan Pelatih;
  • Para peserta/atlit ;

Singkatnya hadirin yang saya kasihi,

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,

Hadirin, peserta upacara yang berbahagia,

          Pertama-tama marilah kita senantiasa bersyukur ke hadirat Illahi, Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan kasih-Nya, kita semua masih diberi kesempatan, kekuatan, kesehatan, dan kecintaan sehingga kita dapat mengikuti kegiatan O2SN  2014, dalam keadaan sehat dan penuh semangat. Dan tak lupa pula saya menyampaikan uacapan selamat Pesta Paskah bagi kita  semua yang merayakannya, kiranya dengan kebangkitan Kristus  akan senantiasa membawa semangat baru dalam tugas pengabdian kita di masa-masa yang akan datang.

          Pada kesempatan ini, perkenankan saya,  atas nama  Pemerintah ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada  seluruh insan pendidikan, dan pemangku kepentingan lain atas segala ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang diberikan  dalam menumbuhkembangkan  potensi peserta didik dalam dunia pendidikan khususnya di bidang Keolahragaan.  Kita juga berdoa bagi para tokoh dan pejuang pendidikan yang telah mendahului kita agar memperoleh tempat yang layak disisi-Nya dan kita semua yang saat ini memperoleh amanah untuk mengelola pendidikan  diberi kekuatan, kecerdasan, dan kesabaran dalam mempersiapkan generasi masa depan yang lebih baik.

Hadirin yang tercinta,

          Kegiatan O2SN ini merupakan agenda nasional yang diselenggarakan setiap tahun secara berjenjang mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota, Propinsi dan Tingkat Nasional. Hal ini terlihat jelas bahwa Pemerintah sebagai pengelola dan penyelenggara pendidikan telah berupaya keras dalam melaksanakan program-program peningkatan mutu pendidikan. Ujung tombak dari peningkatan mutu pendidikan adalah kegiatan proses pembelajaran di kelas. Proses pembelajaran akan lebih efektif apabila ditunjang dengan kondisi kesehatan dan daya kreatifitas siswa yang baik.

          Peningkatan kondisi kesehatan dapat ditunjang melalui beberapa kegiatan antara lain, melalui bidang olahraga. Kegiatan yang lebih mengarah pada proses pembelajaran telah dilaksanakan di sekolah-sekolah melalui program-program yang telah tertuang pada kurikulum mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Untuk menyemarakkan, memotivasi dan memberdayakan sekolah perlu didukung suatu wadah yang menampung kegiatan tersebut dalam bentuk pertandingan

Hadirin yang terkasih,

          Penyelenggaraan O2SN tingkat Kabupaten ini merupakan tahap kedua setelah diseleksi pada tingkat sekolah dan Kecamatan. Tentunya peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi di tingkat sebelumnya. Bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperkenalkan peserta didik sejak usia dini untuk mencintai dunia olahraga sekaligus sebagai ajang pembinaan serta mempersiapka olahragawan berprestasi di tingkat Kabupaten, Propinsi nasional maupun internasional di masa depan. Untuk itu saya mengajak kita sekalian untuk bisa mengikuti proses seleksi ini dengan penuh semangat kebersamaan dalam rasa persaudaraan sejati. Percayalah bahwa hanya melalui sebuah proses yang berkelanjutan ini kita bisa menghasilkan bibit-bibit unggul di masa yang akan datang.

          Bagi anak-anak para altet sekalian, saya mengajak kalian semua untuk mengikuti pertandingan ini dengan mengedepankan sikap saling menghormati, sportifitas yang tinggi, rasa percaya diri dan penuh tanggung jawab. Tunjukan bahwa diri kalian memang pantas sebagai duta sekolah dan kecamatan. Dan bagi kalian yang meraih prestasi terbaik dalam ajang ini akan dipilih menjadi duta Kabupaten untuk bersaing di tingkat Propinsi dan bukan hal yang mustahil kelak anda akan menjadi duta Propinsi untuk bertanding di tingkat Nasional.

Hadirin yang berbahagia,

          Sebelum saya mengakiri sambutan ini ijinkan saya untuk menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tinnginya bagi para Kepala UPTD, para Kepala Sekolah, para guru atau pembina olahraga atau siapa saja yang dengan caranya sendiri telah memberikan dukungan dan perhatian sehingga kegiatan kita sudah sampai pada tahap sekarang ini. Kiranya Tuhan senantiasa merestui segala perjuangan yang luhur dan mulia ini demi terbentuknya generasi muda kita yang sehat, berprestasi, berkualitas, sportif, penuh percaya diri, tangggung jawab  dan cinta tanah air.

          Akhirnya dengan memohon restu Allah yang Maha Kuasa dan atas ijin kita semua, maka kegiatan O2SN Tingkat Kabupaten Manggarai Tahun 2014 ini saya buka dengan resmi.

 

………….Palu 3X…….

Sekian dan terima kasih 

Ruteng, 23 April 2014

Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai

 

           Empang Adil Adrianus, S.SOS

 

PENILAIAN KINERJA GURU MANGGARAI 2014

TAHUN 2014:

DINAS PPO MANGGARAI MENILAI KINERJA 1.459 GURU

Sebanyak 1.459 guru semua jenjang satuan pendidikan di lingkungan Dinas PPO Kabupaten Manggarai, dinilai kinerjanya sepanjang Tahun 2014.

Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai, Adrianus A.Empang mengingatkan kepada 50 anggota tim penilai agar program ini dilaksanakan sesuai regulasi- regulasi terkait, antara lain Permenegpan & RB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsinal Guru an Angka Kreditnya, PP 4 Tahun 200 tentang Guru, bahkan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Dalam pembekalan kepada penilai yang terdiri dari seumlah guru senior, kepala sekolah dan pengawas sekolah yang dilangsungkan pekan terakhir Maret 2014 di aula Dinas PPO Kabupaten Manggarai, Kepala Dinas Adi Empang mengingatkan tegas agar dalam PKG , para penilai memperhatikan hal-hal  seperti  harus dilaksanakan secara obyektif yaitu penilaian  kinerja  guru dilaksanakan  secara  obyektif sesuai  dengan kondisi nyata guru dalam melaksanakan tugas sehari hari;adil yaitu penilai kinerja guru memberlakukan  syarat, ketentuan, dan  prosedur standar kepada semua guru yang dinilai;akuntabel,hasil pelaksanaan penilaian kinerja guru dapat dipertanggungjawabkan;bermanfaat,penilaian kinerja guru bermanfaat bagi guru dalam rangka peningkatan kualitas kinerjanya secara berkelanjutan, dan sekaligus pengembangan karir profesinya;transparan,proses penilaian  kinerja  guru memungkinkan  bagi  penilai, guru yangdinilai, dan pihak  lain  yang berkepentingan, untuk memperoleh  akses informasi atas penyelenggaraan penilaian tersebut;berorientasi pada tujuan, penilaian berorientasi pada tujuan yang telah ditetapkan;berorientasi pada proses di mana penilaian kinerja guru tidak hanya terfokus pada hasil, tetapi juga perlu memperhatikan  proses,  yakni bagaimana  guru dapat mencapai  hasil tersebut;berkelanjutan ,penilaian penilaian  kinerja  guru dilaksanakan secara  periodik,  teratur,dan  berlangsung  secara terus  menerus  (on going) selama seseorang menjadi guru; dan rahasia,hasil penilaian  kinerja guru hanya  boleh diketahui oleh  pihak-pihak terkait yang berkepentingan.

Penilaian kinerja guru memiliki dua fungsi utama, yaitu untuk: (1). menilai unjuk  kerja  (kinerja) guru dalam menerapkan semua  kompetensi yang  diperlukan pada proses  pembelajaran, pembimbingan,  atau pelaksanaan  tugas tambahan yang  relevan  dengan  fungsi sekolah/madrasah.  Dengan  demikian, hasil  penilaian  kinerja  menjadi profil kinerja guru yang dapat memberikan  gambaran kekuatan  dan  kelemahan guru. 

Profil  kinerja  guru  juga dapat dimaknai  sebagai suatu analisis kebutuhan  atau  audit  keterampilan  untuk  setiap  guru yang  dapat dipergunakan sebagai dasar untuk  merencanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru, dan

 (2). menghitung  angka  kredit  yang  diperoleh  guru  atas  kinerja pembelajaran, pembimbingan,  atau pelaksanaan  tugas tambahan yang  relevan  dengan fungsi  sekolah/madrasah pada  tahun penilaian  kinerja  guru dilaksanakan.

Kegiatan  penilaian  kinerja dilakukan  setiap  tahun  sebagai bagian dari proses pengembangan karir dan promosi guru untuk kenaikan pangkat dan jabatan fungsionalnya. Hasil penilaian kinerja guru diharapkan dapat bermanfaat untuk menentukan berbagai kebijakan yang  terkait  dengan  peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru  sebagai  ujung  tombak pelaksanaan  proses pendidikan dalam menciptakan insan yang cerdas, komprehensif, dan berdaya saing tinggi.

Penilaian  kinerja   guru merupakan  acuan  bagi  sekolah/madrasah  untuk menetapkan  pengembangan  karir  dan  promosi  guru. Bagi  guru, penilaian kinerja guru merupakan pedoman untuk mengetahui unsur-unsur kinerja yang dinilai dan sebagai sarana  untuk mengkaji kekuatan  dan  kelemahan individu dalam rangka memperbaiki kualitas kinerjanya.

Dokumentasi kegiatan pembekalan untuk 50 asesor di aula Dinas PPO Kabupaten Manggarai itu, sebahagiannya tergambar dalam foto- foto berikut:

 

Gambar

Kepala Dinas, Adrianus Adil Empang,S.Sos( Ke dua dari kiri)

Gambar

Gambar

Gambar

Para Penilai Kinerja Guru Manggarai 2014 mengikuti pengarahan pembekalan Kepala Dinas PPO Manggarai ( Gamnbar 2,3,dan 4)

 

 

SMP NEGERI 4 LANGKE REMBONG

MISA SYUKUR DAN BERKAT RUANG KELAS BARU

Pastor Paroki Santu Nikolaus Golo Dukal Keuskupan Ruteng, Pater Johanes Djuang Somi,SVD, Sabtu, 29 Maret 2014 memimpin Misa Syukuran berkenaan dengan rampungnya pembanguna n fisik sejum lah ruang kelas SMPN 4 Langke Rembng  di Lao Kelurahan Wali.Misa syukur dihadiri seluruh guru, karyawan, siswa, dan komite serta orang tua para siswa.Misa syukur yang juga dihadiri  para pengawas sekolah Dinas PPO Kabupaten Manggarai, Camat Langke Rembong, Petrus C.Masangkat, dan Lurah Lawir serta Lurah Pau, dan tokoh- tokoh masyarakat setempat.

Dalam khotbahnya, Pater Yan mengingatkan seluruh keluarga besar SMPN 4 Langke Rembong untuk memaknai syukur atas  rampungnya pembangunan sejumlah ruang kelas baru ini melalui pelaksanaan tugas dengan baik. Syukuran harus diikuti dengan kegiatan  nyata oleh semua pihak, kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa dengan karya nyata..

Misa syukuran dimeriahkan koor  siswa bersama guru SMPN 4 Langke Rembong.Sebelum berkat penutup, Pater Yan memberkati seluruh RKB yang baru dibangun.

Kepala Sekolah, Robertus Mangkung,S.Pd dalam sambutannya menyebutkan sejumlah catatan keberhasilan sekolah yang dibangun 4 tahun silam ini, antara lain kelulusan 100% peserta UN tahun 2013 sebanyak 97 orang, dan bertekat untuk memperoleh hasil yang sama  di tahun 2014 dengan peserta sebanyak 110 orang.” Kami siap, angkatan ke dua  yang berjumlah 110 orang akan 100% juga  dan kualitasnya akan lebih baik,” tekat Robert Mangkung.

Dokumentasi hasil; Evaluasi Diri Sekolah tahun 2013,Rata-rata 6 SNP SMPN 4 Langke Rembong adalah 6,99, dengan rincian  Standar, Kompetensi Lulusan 5,06,Standar Isi7,95Standar Proses5,87, Standar Penilaian 8,08,Standar PTK7,5,6,dan Standar Pengelolaan 8,20. Jumlah peserta didik yang kini mengiuti KBM di sekolah ini sebanyak 510 orang, tersebar pada 13 rombongan belajar

Suasana misa syukur dan pemberkatan RKB  SMP Negeri 4 Langke Rembong ini, sebahagian dokumentasinya nampak dalam foto- foto berikut.

Gambar

Koor siswa-siswi SMPN 4 Langke Rembong

 

Kepala Sekolah, Drs. Robertus Mangkung

Kepala Sekolah, Robertus Mangkung,S.Pd

Gambar

Pater Yohanes Djuang Somi,SVD memberkati salah satu ruang KBM RKB

Gambar

Salah satu Grup tari adat siswa mengisi acara panggung gembira

 

 

AROMA JABATAN PENGAWAS SEKOLAH KIAN MEWANGI

Oleh

Gambar

Kosmas Takung

kosmastakung@ymail.com

Keberadaan pengawas sekolah, – nama umum untuk semua jenis Pengawas Satuan Pendidikan, Pengawas Mata Pelajaran/ Rumpun Mata Pelajaran, Pengawas Bmbingan dan Konseling, serta Pengawas Pendidkan Luar Biasa(PLB)-, secara eksplisit dinyatakan dalam Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Penddikan Nasional yang setidaknya tersirat dalam Pasal 66 (1)  Pemerintah, Pemerintah Daerah……. melakukan pengawasan atas penyelenggaraan pendidikan ………...Juga dalam PP Nomor 19 tahun 2005 tentang SNP dalam Pasal 23 yaitu Pengawasan  proses  pembelajaran  sebagaimana  dimaksud  dalam Pasal  19  ayat  (3)  meliputi  pemantauan,  supervisi,  evaluasi, pelaporan,  dan  pengambilan  …….dstnya, dan Pasal 24 Standar  Proses yang meliputi pengawasan proses perencanaan  pembelajaran,  pelaksanaan pembelajaran, ………. dstnya. Pasal 39 (1)  Pengawasan  pada  pendidikan  formal  dilakukan  oleh pengawas satuan pendidikan. dan 2)  Kriteria  minimal  untuk  menjadi  pengawas  satuan  pendidikan meliputi antara lain memiliki  sertifikat  pendidikan  fungsional  sebagai pengawas satuan pendidikan; lulus seleksi sebagai pengawas satuan pendidikan. PB Mendiknas danKepala  BKN    Nomor 01/III/Pb/2011 Nomor 6 Tahun 2011TentangPetunjuk Pelaksanaan Jabatan FungsionalPengawas Sekolah Dan Angka Kreditnya, antara lain berijazah paling rendah Sarjana (S1)/Diploma IV bidang pendidikan;memiliki keterampilan dan keahlian yang sesuai dengan bidang pengawasan; memiliki pangkat paling rendah Penata, golongan ruang III/c; usia paling tinggi 55 (lima puluh lima) tahun.Juga diatur dalam  Permenegpan&RB Nomor 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya, dan  Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional danKepala  Badan  Kepegawaian  Negara    Nomor 01/III/Pb/2011 Nomor 6 Tahun 2011TentangPetunjuk Pelaksanaan Jabatan FungsionalPengawas Sekolah Dan Angka Kreditnya.

Kualifikasi dan Kompetensi

Adalah Permendiknas Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar Kompetensi dan Kualiikasi Pengawas  sebagai regulasi paling tua yang mengatur Kualiikasi dan Kompetensi Pengawas Sekolah.Kompetensi- kompetensi itu adalah  Kompetensi Kepribadian, yang antara lain memiliki tanggung jawab sebagai pengawas satuan pendidikan, Kreatif dalam bekerja dan memecahkan masalah baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya maupun tugas tugas jabatannya, kreatif dalam bekerja dan memecahkan masalah baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya maupun tugas tugas jabatannya, memiliki rasa ingin tahu akan hal-hal baru tentang pendidikan dan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang menunjang tugas pokok dan tanggungjawabnya,Kompetensi Supervisi Manajerial antara lain  menguasai metode, teknik dan prinsip-prinsip supervisi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, menyusun program kepengawasan berdasarkan visi-misi tujuan dan program pendidikan di sekolah, ,menyusun laporan hasil-hasil pengawasan dan menindaklanjutinya untuk perbaikan program pengawasan berikutnya di sekolah, membina kepala sekolah dalam pengelolaan dan administrasi satuan pendidikan berdasarkan manajemen peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Kompetensi Supervisi Akademik antara lain  memahami konsep, prinsip, teori dasar, karakteristik, dan kecenderungan perkembangan tiap bidang pengembangan  tingkat satuan pendidikan/ mata pelajaran/rumpun mata pelajaran, Memahami konsep, prinsip, teori/teknologi, karakteristik, dan kecenderungan perkembangan proses pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan  tingkat satuan pendidikan/ mata pelajaran/ rumpun mata pelajaran dan BK, membimbing guru dalam menyusun silabus tiap bidang pengembangan tingkat satuan pendidikan  atau mata pelajaran berlandaskan standar isi, standar dasar, dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP, Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa melalui bidang pengembangan di sekolah, membimbing guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) untuk tiap bidang pengembangan di sekolah  atau mata pelajaran, membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran/bimbingan (di kelas, laboratorium, dan/atau di lapangan) untuk mengembangkan potensi siswa pada tiap bidang pengembangan di sekolah atau mata pelajaran.

Kompetensi Evaluasi Pendidikan antara lain menyusun kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan dan pembelajaran/ bimbingan di sekolah, membimbing guru dalam menentukan aspek-aspek yang penting dinilai dalam pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di sekolah  atau mata pelajaran, menilai kinerja kepala sekolah, guru dan staf sekolah dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di sekolah  atau matapelajaran, memantau pelaksanaan pembelajaran/ bimbingan dan hasil belajar siswa serta menganalisisnya untuk perbaikan mutu pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di sekolah atau mata pelajaran.Kompetensi Penelitian dan Pengembangan antara lain  menguasai berbagai pendekatan, jenis, dan metode penelitian dalam pendidikan, menentukan masalah kepengawasan yang penting diteliti baik untuk keperluan tugas pengawasan maupun untuk pengembangan karirnya sebagai pengawas, menyusun proposal penelitian pendidikan baik proposal penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif, melaksanakan penelitian pendidikan untuk pemecahan masalah pendidikan.

Fakta menunjukkan bahwa demikian banyaknya nada- nada sumbang tentang kompetensi dan kualifikasi para pengawas sekolah kita.Adanya kesenjangan antara kualifikasi dan pengawas sekolah dan guru, bahkan  kompetensi yang disyaratkan. Guru demikian gencar mengikuti kuliah kualifikasi, sementara pengawas sekolah kita  masih tergolong belum mengupdate diri. Pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten /kota mestinya melihat kondisi ini. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, Dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota mengaturnya jelas.

 

Semakin Mewangi

 

Sejak dikeluarkannya PP 74 Tahun 2008 tentang Guru, Pengawas Sekolah berhak menerima tunjangan sertiikasi sebagaimana guru. Disebutkan Dalam Bab III  Hak Bagian Kesatu  Tunjangan Profesi  Pasal 15 (4)  Guru  yang  diangkat  dalam  jabatan  pengawas  satuan  pendidikan  tetap  diberi  tunjangan  profesi  Guru  apabila  yang  bersangkutan  tetap  melaksanakan  tugas  sebagai pendidik yang.  berpengalaman  sebagai  Guru  sekurangkurangnya 8 (delapan) tahun atau kepala sekolah  sekurang-kurangnya 4 (empat) tahun, memenuhi  persyaratan  akademik  sebagai  Guru  sesuai dengan peraturan perundang-undangan, memiliki Sertifikat Pendidik; dan melakukan  tugas  pembimbingan  dan  pelatihan  profesional Guru dan tugas pengawasan.

Walaupun masih banyak pengawas sekolah yang belum berkualiikasi S1 tetapi memiliki  sertiikat pendidik( PP 74 Tahun 2008 tentang Guru, Pasal 15  (1) Tunjangan  profesi  diberikan  kepada  Guru  yang  memenuhi persyaratan sebagai memiliki  satu  atau  lebih  Sertifikat  Pendidik  yang telah  diberi  satu  nomor  registrasi  Guru  oleh  Departemen) akan tetap  memiliki hak memperoleh tunjangan sertiikasi yang besarnya sebesar gaji pokok terakhir.

Kecuali  karena BUP pengawas sekolah hingga 60 tahun(PP Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perubahan Ke- 4 Atas Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 Tahunm 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil), dan sejumlah tunjangan yang diperoleh,jabatan pengawas sekolah ke depan  bakal menebar aroma yang semakin mewangi bagi PNS yang sungguh terpanggil menjadi pengawas sekolah yang konon berpredikat sebagai  guru para guru.Jika sangat eksklusive seperti ini, berorientasi uang, pengawas sialan, bakal menghancurkan pendidikan bumi Flomaora. Sudah jatuh, tertimpa tangga pula.

 

 

 

KONGREGASI SUSTER-SUSTER PASIONIS CP

25 TAHUN KARYA SUSTER PASIONIS LEDA DI KEUSKUPAN RUTENG

Tahun 2014, genap 40 tahun para Suster PasionIs berkarya di Indonesia, sedangkan  di Keuskupan Ruteng, tahun 2017 akan genap 25 tahun berkarya. Perayaan syukurannya di Ruteng akan dilaksanakan bersamaan 4o tahun karya para Suster Pasionis di Indonesia. Rencanaya, syukuran untuk kedua peistiwa berahmat ini dilangsungkan di Biara Pasionis Leda Ruteng, 28 Agustus 2014 melalui misa syukur yang dipimpin langsung oleh Uskup ruteng, Mgr.Hubertus Leteng.

Panitianya sudah dbentuk, terdiri dari  para Suster Pasinonis dari  komunitas, yakni Komuntas Leda Ruteng, Komunitas Rekas, dan Komunitas Maukeli-Nagekeo, Pastor Paroki  dan Pengurus DPP serta toko- toko umat katolik dari Paroki Santu Nikolaus Golo Dukal.

Sejumlah kegiatan sudah mulai dilaksanakan.Dana misalnya, sejumlah donatur bersedia menyumbang untuk kebutuhan  seluruh aktivitas perayaan syukur ini. Para Suster Pasionis Leda Ruteng, sosialisasi  dan aksi panggilan ke sekolah- sekolah di kota Ruteng, bahkan mengandeng siswi- siswi SMA Katolik Santu Fransiskus Ruteng tampil bersama para suster memeriahkani misa pertama Minggu, 23 Maret 2014 di Golo Dukal, Gereja Katolik Paroki Santu Nikolaus Golo Dukal.

Suasana Misa Mnggu 23 Maret 2014 di Gereja Katolik Golo Dukal, sebahagan dokumentasinya ada alam foto- foto berikut:Gambar

 

 

GambarGambar

 

 

Gambar

(Foto- foto Kosmas Takung)

MEMBENTUK MANUSIA CERDAS ALA SMA SANTA MARIA ITENG

Lahir tahun 2003 sebagai satu-satunya SMA di Kecamatan Satar Mese, sekolah yang berada di bawah yayasan SUKMA ini, berhasil meraih peringkat 1  untuk jurusan IPA hasil UN SMA Kabupaten Manggarai Tahun 2013. Kelima belas peserta UN berhasil memperoleh rerata nilai 41,61  dari 6 mata pelajaran yang di-UN-kan.SMA Katolik Santa Maria Iteng, menduduki peringkat 1 dari 18 SMA di Kabupaten Manggarai jurusan IPA yang mengikuti UN tahun 2013.” Kami mendapat dukungan suster Kompasionis yang menyiapkan dan mengelola asrama bagi siswa peserta UN”, kata guru- guru setempat Jurusan IPS menduduki peringkat 2, di bawah SMAN 1 Cibal, dan jurusan IPA,sedangkan jurusan Bahasa tidak ada.

Keberhasilan tahun 2013 menurut para guru diharaplkan akan dikuir kembali paa tahun 2014. Dengan tenaga guru yang ada dengan komposisi 2 orang PNS, 18 orang guru yayasan dengan kualiikasi anya 2 orang yang non S1, para optimis akan bakal terulangnya sejarah tahun 201.

SMA Santa Maria Iteng dalam ujian tahun ini akan menikutsertakan 102 peserta dengan rincian jurusan IPA sebanyak 10 orang, jurusan IPS sebanyak 92 orang.”Kami intensifkan bimbingan belajar sore dan malam hari, di luar KBM., Para siswa peserta UN sedang mengikuti try out “, kata salah seorang Wakasek, Kanisius  Jehola S.S kepada pengawas sekolah, Drs. Kosmas Takung dan Mikhael Mus, BA Selasa, 18 Maret 2013 di kantor sekolah ini. Kedua pengawas mendatangi sekolah untuk melaksanakan pembinaan dan supervisi Standar Penilaian Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 sebagai realisasi kegiatan perjalanan supervisi rutin Pengawas Sekolah Dinas PPO Kabupaten MaNGGARAI BULAN Maret 2013.

Visi sekolah yang kini dipimpin Romo Didi Mbembo, Pr ini addalah membentuk mmanusia cerdas, trampil, berbudaya an unggul dalam prestasi.Misinya adalah menyiapkan sarana pembelajaran yang memadai serta tenaga pengajar yang proesional guna terwujudnya out put yang bermutu dalam iman,ilmu dan trampil dalam berwirausaha;menyiapakn lingkungan belajar yang aman, nyaman dan harmonis agar siswa dapat bbelajar mengembangkan sendiri minat, bakat ( membaca, seni suara, olahraga prestasi serta trampil mengoperasikan komputer sampai tingkat mandiri;membina siswa untuk berprestasi alam bidang studi bahasa Inggris, dan MIPA sebagai prioritas unggulan serta meningkatkan mutu lullusan;pemberdayaan komite untuk meningkatkan SDM melalui kegiatan pelatihan serta vpelaksanaan program pendidikan kecakapan idup; menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agamna an buaya bangsa sehingga menjadi sumber kearian dalam bertindak; dan menumbuhkan semangat persaudaraan, kekeluargaan, kerukunan, rasa dan tolon menolong.

Peserta didik yang sedang belajar di SMAK Santa Maria Iteng hingga Maret 2014 terdiri dari kelas X sebanyak 96 orang tersebar pada 4 rombonagn nbelajar, kelas XI IPA= 10 orang, XI IPS sebanyak 86 orang, dan kelas XII saebanayk 102 orang.Seingga jumlah seluruh siswanya adalah 294 orang.

Gambar

 

 

Gambar

 

Gambar

 

ambara 1-3 Suasana pertemuan Pengawas dengan Para Guru SMAK Santa Maria Iteng di ruang perpustakaan sekolah.

Gambar

 

Gedung p[erpustakaan dan gedung laboratorium IPA yang baru selesai dibangun dan siap digunakan.

(Foto- foto Kosmas Takung )

ABRAHAM MASLOW DAN  OPTIMISME HASIL UN NTT

Oleh

 

Kosmas Takung

Kepala Dinas PPO  Kabupaten Manggarai, Adrianus A.Empang,S.Sos dalam setiap kesempatan mengingatkan jajarannya untuk melaksanakan tugas sesuai regulasi, baik dari Kemendikbud, Kementerian terkait serta pemda, baik provinsi maupun kabupaten.Dalam dunia pendidikan,bekerja dengan berpedoman aturan lebih produktif dan meningkatkan mutu pendidikan.Pendidikan bermutu adalah dambaan siapapun.

Niat Kadis Adrianus A.Empang adalah esensi pelaksanaan pendidikan yang ideal, bekerjadi atas   aturan. Seorang psikolog humanistik,Abraham Maslow yang mengintordusir theori needs/ kebutuhan manusia setidaknya melatarbelakangi perlunya aturan.Abraham Maslow mengurutkan teori kebutuhan manusia yakni  Kebutuhan Fisiologis, Rasa Aman,kebutuhan Dicintai dan Disayangi,Harga Diri,dan  Aktualisasi Diri.

Pemenuhan kebutuhan rasa aman akan diperoleh tatkala orang mematuhi aturan- aturan, stabil, merasa terlindungi, bebas dari rasa takut dan cemas.Dalam kondisi seperti ini, seseorang akan bekerja lebih produktif, maksimal dan bermutu.

Dalam dunia pendidikan di Indonesia, tidak sedikit aturan hukum yang telah dihasilkan, mulai dari UU Sisdlknas Nomor 20 Tahun 2003, PP 19 Tahun 2005 tentang SNP yang diperbarui dengan PP 32 tahun 2013 tentang SNP, UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, PP 74 taun 2008 tentang Guru hingga Permendiknas, Permenegpan dan RB,PB Mendiknas dengan Menteri dan Kepala Badan terkait.Jka dikelompokkan, ada aturan untuk tingkat nasonal, provinsi, kabupaten/ kota, untuk PTK hinga masyarakat yang diwakili komite sekolah dan bahkan regulasi untuk peserta didik.

 

Tercabik Primordialisme

 

Pengalaman menunjukkan demikian banyak deviasi pelaksanaan pendidikan hingga menghasilkan bervariasinya mutu pendidikan yang ditandai bervariasinya nlai akhir dan prosentasi kelulusan di NTT .Memperhatikan hasil UN saban tahun di NTT, daerah ini bisa dinilai sedang menghadapi primordialisme pengelolaan pendidikan.Pendidikan Bumi Flobamora tercabik Silogisme ini muncul dari data kelulusan UN silam dari Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbud.Tingkat SMA misalnya,NTT berbanggadan menmgapresiasi SMA Kristen Mercusuar yang menduduki peringkat 1 terbaik SMA di NTT dengan memperoleh NUN jurusan IPA 51,23, Bahasa  49,60, dan IPS 48,29( masing-masing 6 mata pelajaran UN SMA).Sedangkan SMK diraih SMK Uyelendo 28,15.Kabupaten Kupang Bahasa, diraih SMAN 1 Fatuleu ( 31,45),dan IPA  ( 8,48) sedangkan IPS diperoleh SMA Negeri 1 Amabi Oeffeto Timur ( 38,99).SMK  diraih SMKN 1 Kupang ( 25,24).Data lengkap hasil UN NTT tahun nm201 tingkat SMA,MA dan SMK sebaai berikut:

Kabupaten TTS, Bahasa  dan IPA diraih SMAN Kapan ( 41,62) dan (39,85) masing-masing untuk Bahasa dan IPA, sedangkan IPS diraih SMA Negeri Benlutu ( 7,87);SMK diraih SMKN Boking ( 27,27).TTU, tingkat SMA diraih SMA Negeri Biboki Anleu IPA (41,03) Bahasa SMA Viel Q Intektum ( 36,74), dan IPS  diraih SMA Negeri Pantura ( 33,52).Peringkat 1 untuk tingkat SMK diraih SMK Santu Pius X Insana ( 23,32).Kabupaten Belu ,jurusan bahasa, IPA, dan IPS dengan masing-masing memperoleh nilai 44,59,40,88,dan 40,0 diraih SMA Seminari Lalian.Tingkat SMK,peringkat 1 diperoleh SMK Santu Yosef Nenuk ( 28,86).

Kabupatenb Alor, tingkat SMA untuk Bahasa dan IPA, peringkat 1 diperoleh SMAN 1 Kalabahi untuk jurusan Bahasa dan IPA ( 31,99 dan 30,95), sedangkan jurusaN IPS diraih SMA Negeri Tamalabang ( 29,13); SMK dijuarai  SMKN Mali ( 24,47).

Daratan Flores, Kabupaten Lembata,. Peringkat 1 tingkat SMA adalah SMA Negeri 2 Nubatukan untuk jurusan IPA ( 34,45), sedangkan jurusan Bahasa dan IPS diraih SMA Negeri 1 Nubatukan ( 35,27 dan 32,01). Tingkat SMK diraih  SMK Negeri Lamalera ( 25,36).

Flores Timur , peringkat 1 dperoleh SMA Seminari San Domingo Bahasa, IPA dan IPS yang masing-masing memperole total nlai, 44,74, 37,44 dan 37,37.SMK diraih SMK Lamaholot. Kabupaten Sikka,SMK Elisabet Lela peringkat 1 ( 24,51); sedangkan SMAN1 Maumere ( 37,24) untuk jurusan Bahasa, sedangkan jurusan IPA dan IPS SMA Swasta Diakui Bhaktyarsa ( 39,78) dan SMAK Frater Maumere ( 35,08).Kabupaten Ende, SMAK Syuradkara menyabet juara 1 semua jurusan Bahasa,IPA dan IPS ( 39,51, 41, dan 34,93), sedangkan SMK diraih SMKN 3 Ende (i 23,04). Nagekeo ; SMA Swasta Santu Klemens Boawae semua jurusan Bahasa,IPA, dan IPS ( 35,89, 36,4,dan 30,2), sedangkan SMK dijuarai SMK Santu Isidorus Boawae ( 23,24).

Ngada,peringkat 1 jurusan Bahasa draih SMAN 1 Bajawa ( 34,58), sedangkan IPA dan IPS dijuarai SMA Santu Yohanes ( 45,52 dan 46.05), dan SMKN Riung ( 23,51).Manggarai Timur, tingkat SMK ; SMKN 1 Poco Ranaka ( 28,65), sedangkan SMA Bahasa diperoleh SMAK Santu Arnoldus Mukun ( 40.09), sedangkan jurusan IPA dan IPS SMA Seminari Pius XII Kisol( 43,89 dan 45,09). Manggarai, tingkat SMK ; SMK Widyabhakti ( 27,52), dan SMA Bahasa diraih SMAN 1 Cibal (43,74), termasuk IPS ( 43,91). Jurusan IPA ; SMAK Santa Maria Iteng ( 41,61).                                                                                                                                                                                                                                                                                Manggarai Barat, SMA Negeri 1 Kuwus peringkat 1 untuk jurusan Bahasa dan IPA ( 44,4 dan 37,36), dan IPS diraih SMA Muhamadiyah ( 36,09), sedangkan SMK diraih SMKN 1 ( 27,28).

Sumba Timur, SMKN 5 Waengapu (  23,81), dan tingkat SMA diperoleh SMA Katolik Andaluri jurusan Bahasa, SMAN 1 Waingapu jurusan IPA dan IPS ( 33,09 dan 28,63). Sumba Tengah ;SMA Kristen Waibakul 28,67( Bahasa), 28,75( IPA), dan 25,72( IPS), dan SMKN 1 Waibakul (21,12).Sumba Barat untuk SMK diraih SMKN 5 Waingapu, sedangkan SMA ;SMAN 1 Waikabubak Bahasa ( 34,96), IPA ( 32,96), dan IPS (27,66).Sumba Barat Daya tingkat SMA diraih SMA Santu Thomas Aquno Bahasa (33 ,01), sedangkan  IPA dan IPS diraih SMAN 1 Wewewa : 35,72 dan 33,65.Tingkat SMK diraih SMKN Koli(27,32).

Rote Ndao tingkat : SMKN Pantai Baru( 30,03), dan SMA dikuasai SMA Negeri 1 Rote Barat Laut :Bahasa (44,02,IPA (,33,28, dan IPS (32,42), sedangkan Kabupaten Sabu Raijua tngkat SMK diperoleh SMKN Sabu Barat, dan tingkat SMA didominasi SMAN 1 Sabu Barat yakni Bahasa (31,91), IPA(33,81), dan IPS ( 30,67).

Optimsme Hasil UN NTT

Memperhatkan Permendiknas Nomor 97 Tahun 201 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelengaraan  Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidkan Kesetaraan dan Ujian Nasional , dan Peraturan BSNP Nomor 0019/BNSP/XI/2012 tentang  Kisi-kisi UN Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah TP 2012/2013 ,peserta UN tahun 2013 sangat berpeluang untuk lulus.Khusus untuk NTT,hasil UN SMA/SMA tahun 2013 sudah merupakan titik awal mulainya fajar menyingsing dalam dunia pendidikan kita.Upaya pemerintah Daerah berupa Program Gong Belajar yang terus gencar dilaksanakan, dan mulai akrab di dunia pendidikan Flobamora, bakal mendongkrak hasil UN, dan bukan tidak mungkin mempertebal optimisme provinsi kepulauan ini lebih berhasil akan hasil UN  tahun 2013.Niscaya.Selamat mengikuti UN 2014 yang dimulai 14 April 2013 untuk SMA/MA,dan SMK.

 

 

PAROKI SANTU NIKOLAUS OLO DUKAL KEUSKUPAN RUTENG

SHARING KITAB SUCI DI PAROKI SANTU NIKOLAUS GOLO DUKAL RUTENG

Aktivitas Kelompok Doa dan Sharing Kitab Suci Paroki Santu Nikolaus Golo Dukal Keuskupan Ruteng adalah melaksanakan aktivitas rutin  bulanan Sharing Kitab Suci berkaitan dengan bacaan Injil setiap hari senin pekan ke dua dalam bulan berjalan. Maret 2014 misalnya, kegiatan yan dilaksanakan Senin, 10 Maret di Pastoran Paroki setempat, diikuti 16 orang angota kelompok yang juga dihadiri Pastor Paroki,Joanes Djuang Somi,SVD.” Kitab Suci sangat dinamis, sesuai denan kebutuhan umat manusia.Mensharingkan pengalaman aktual an kontekstual sesuai isi bacaan yang cocok, sangatlah penting sebagai upaya pewartaan Sabda Tuhan kepada diri sendiri dan sesama”, ungkap Pater Jan Djuang Somi.Sebagai evaluasi sementara, pelaksanaannya  perlu lebih dinamis dan melibatkan banyak orang pada waktu- waktu yan vakan datang.Bacaan renunban dalam setiap sharing Kitab Suci , tiap hari Senin pekan ke 2 setiap bulannya diambnil ari Injil hari Seni bersangkutan. Maret 201 kmisalnya diambil dari Injil Yesus Kristus menurut Matius (25:31-46)  

  
“Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”
   
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan dan semua malaikat datang bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya, dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing; Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya, dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Lalu Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Maka orang-orang benar itu akan bertanya kepada-Nya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? Maka Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Dan ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal, yang telah disediakan untuk iblis dan malaikat-malaikatnya. Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. Lalu mereka pun akan bertanya kepada-Nya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar masuk ke dalam hidup yang kekal.”
Suasana sharing kitab suci ini, sebahagian dokumentasinya nampak alam foto- foto berikut:
Gambar
 
Gambar
 
Gambar
Gambar
(foto- foto Kosmas Takung)

SMP NEGERI 3 WAE RII DI WELONG

Kepala Dinas PPO Kabupaten Manggarai, Adrianus Adil Empang, Sos bersama Pengawas Sekolah di lingkungan kantornya,27 Februari 2014 mengunjungi SMPN  3 Wae Rii., Kunjungan  Kadis untuk mendorong sekolah yang dibangun dengan biaya Ausaid yang menelan biaya Rp 2.248.000.000 dengan swakelola.

Melihat progres pembangunan  fisik gedung ini yang dinilai Kadis terindikasi terlambat dari jadwal/dead line yang ditentukan, ditegaskan kepada Panitia pembangunan yang diketuai Kepala Sekolah, Drs. Natal Silvester untuk segera menyelesaikannya dengan menambah tukang tiap item pekeraan, mengoptimalkan waktu yang tersedia, dan pertengahan Maret 2014 harius sudah rampung. ” Saya ingatkan, tanggal 15 Maret 2014, harus sudah selesai” tegas Kadis di depan Kepala Sekolah dan seluruh tukang yang berjumlah 63 orang. Kepala Dinas, Adrianus A.Empang juga mengunjungi SDI Welong yang  terletak bersebelahan dengan SMPN 3 Wae Rii. SDI Welong menurut Kadis Adi Empang memperoleh Dana DAK sebesar Rp 164.160.000 untuk rehab 3 ruang kelas. 

Kepala Dinas PPO,  Adrianus Adil Empang juga menunjungi SMPN 9 Ruteng di Randong yang pembangunan fisiknya menggunakan dana bantuan AUSAID sebesar Rp 2.248.000.000. Progres pembangunan isik SMPN 9 Ruten g di Randong menurut Kadis, lebih baik dari SMPN 3 Wae Rii, yakn i sudah mencapai 90-an persen. Yang masih belum rampung adalah pemasangan lampu listrik

Suasana dan kondisi isik pemban gunan ke tiga sekolajh ini , dapat dilihat dalam  sebahagian dokumen  foto- foto berikut:(  Kosmas Takung )

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

 

 

 

 

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.